Kepala Dinas Dikpora DIY Lepas Atlet Bola Voli Pra-PON 2020

Kepala Dinas Dikpora DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji, melepas para atlet bola voli kontingen DIY yang akan berlaga dalam Babak Kualifikasi Pra-PON 2020 Papua. Kegiatan ini diselenggarakan di Sasana Wiyata, Dinas Dikpora DIY, Rabu (31/7/2019) pagi. Para atlet akan memainkan Babak kualifikasi yang akan diselenggarakan di GOR Bulungan Jakarta Selatan, mulai tanggal 3 hingga 10 Agustus 2019 mendatang.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Dikpora DIY, mengatakan, keberhasilan sebuah tim tidak akan bisa lepas dari tiga hal. “Pertama, tentu kemampuan teknis. Bermain voli itu seperti apa. Kedua, semangat dan rasa percaya diri. Itu menjadi sangat penting ketika sudah memasuki waktu pertandingan. Ketiga, kerja sama tim,” kata pria yang akrab disapa Aji itu.

Lebih lanjut, Aji mengibaratkan ketiga hal tersebut seperti halnya segitiga sama kaki yang semuanya merupkan hal yang sangat penting, yang tidak dapat ditinggalkan dalam memperoleh suatu keberhasilan bagi sebuah tim.

“Ada sebuah tim yang kemampuan teknisnya bagus, tetapi tidak punya semangat, tidak punya rasa percaya diri, tentu juga tidak akan bisa optimal. Apalagi jika tidak didukung dengan kerja tim,” imbuh Aji yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PBVSI DIY ini.

Selain itu, menurut Aji, dalam hal kepercayaan diri, kalau dilihat dalam sejarah, seharusnya atlet voli DIY tidak akan menemui kesulitan dalam membangun rasa percaya diri, karena tim bola voli DIY meskipun belum menjadi yang terbaik secara nasional tapi sudah mampu berbicara di tingkat nasional.

“Sehingga kita tinggal menunggu peluang saja, kapan kita menjadi yang terbaik secara nasional, bahkan dalam beberapa even nasional kita sudah menjadi yang terbaik,” terang Aji kepada 30 atlet bola voli DIY, yang terdiri dari 15 atlet putra dan 15 atlet putri.

Modal itu, menurtnya, tidak boleh menjadi beban bagi para atlet, melainkan harus menjadi semangat. Ketika para atlet masuk ke lapangan pertandingan tanpa rasa percaya diri, itu sudah merupakan kekalahan bagi atlet yang akan bertanding.

Faktor lain yang juga tidak kalah penting selain percaya diri ialah kerja sama tim. “Tidak ada pelatih yang menonjol, tidak ada asisten pelatih atau pemain yang menonjol, baik pemain dalam posisi apapun itu harus menjadi sebuah tim. Menangnya itu tidak ingin menang sendiri, tapi ingin menang bersama sebagai sebuah tim,” terang Aji yang menjabat sebagai Ketua Umum PBVSI DIY sejak Apri 2018 lalu itu.

Faktor yang terakhir, menurutnya, ialah kemampuan teknis yang sudah terbentuk selama ini melalui rangkain laitihan yang sudah dilakukan. “Dengan segala macam keterbatasannya, maka itulah yang kita bawa. Maka, tentu teknis itulah yang nanti akan di-support dengan bagaimana strategi para pelatih,” kata Aji memeberi pengarahan kepada para atlet yang akan berangkat ke Jakarta pada hari Kamis (1/8/2019) esok.




Berita Terkait

Comments (3)

    komentar Facebook sedang dipersiapkan