Peluncuran Program Professor Goes to School, Guru dan Kepala Sekolah dihimbau Segera ambil Tindak La
Peluncuran Program Professor Goes to School, Guru dan Kepala Sekolah dihimbau Segera ambil Tindak Lanjut

DIKPORA.DIY- Kepala Dinas DIKPORA DIY, Kadarmanta Baskara Aji himbau “Kepala Sekolah dan Guru untuk segera menyusun usulan mata ajar dan jadwal pelaksanaan program Profesor Mengajar di Sekolah (PMS) dan Guru Belajar di Kampus (GBK)” sebagai tindaklanjut peluncuran ProgramProfessor Goes To School, Kamis (31/8/2017).

Program Professor Goes to School merupakan kerjasama DISDIKPORA DIY, Dewan Pendidikan DIY, dan Universitas Gadjah Mada. Program ini pertama kali diluncurkan di Kota Yogyakarta pada Kamis, 31 Agustus 2017 di ruang Pandawa Kompleks Balaikota, dihadiri dan diresmikan langsung oleh Walikota Yogyakarta, H. Haryadi Suyuti.

Program  PMS dan GBK adalah tindak lanjut dari program Scien For All yang telah di-launching olehMendiknas  berkolaborasi dengan Menristek di taman Pintar pada 9 Juni 2008 lalu. Tujuan program ini untuk mempopulerkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang asyik, mudah dan menyenangkan dengan melibatkan ilmuwan, peneliti, dan masyarakat.

Baskara menyampaikan “lewat dinas pendidikan dan dewan pendidikan, sekolah dapat mengusulkan untuk menghadirkan profesor ke sekolah.  MGMP, MKKS, K3S, KKS silahkan mencarii tema atau permasalahan sekolah masing-masing, selanjutnya UGM akan mencarikan profesornya.”

Baskara sangat bersyukur “kemajuan pendidikan di Kota Yogyakarta bukan hanya tentang guru, kepala sekolah dan kepala dinas pendidikan, tetapi juga dewan pendidikan dan para profesor memiliki kepedulian untuk ikut memajukan.”

Program Professor Goes to School adalah wujud dari education for all lebih lanjut lagi merupakan all for education. Bila perlu ada peranserta pengusaha yang masuk dalam bidang pendidikan, tambah beliau.

“Professor Goes to School merupakan Manunggaling Kampus dan Sekolah,’’   

                                                       R. Kadarmanta Baskara Aji (31/8/2017).

Program PMS dimaksudkan juga untuk meningkatkan peran guru sebagai sumber inspirasi, dengan tujuan akhir untuk meningkatkan kualitas dan pemeratan pendidikan. Sebaliknya Program GBK ditujukan kepada guru untuk memperdalam penguasaan bidang keilmuanya. (gka).




Berita Terkait

Comments (3)

    komentar Facebook sedang dipersiapkan