Para pemenang lomba Lingkungan Sekolah Sehat (LSS) tingkat D.I. Yogyakarta tahun 2019 menerima hadiah yang diberikan oleh Kepala Dinas Dikopra DIY, Drs. R. Kadarmanta Baskara Aji, di Auditorium Sasana Krida, Dinas Dikpora DIY, Selasa (15/10/2019) pagi. Perlombaan ini dilkasankan pada bulan Agustus sampai dengan September 2019 dengan memperlombakan empat jenjang perlombaan, yakni jenjang TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK/MA.

Untuk setiap jenjang diambil juara 1, 2 dan 3. Juara 1 berhak mendapatkan piagam, trofi, dan uang hadiah sebesar sebesar RP. 12.000.000. Juara 2 mendapatkan piagam, trofi, dan uang hadiah sebesar Rp. 7.000.000. Sedangkan Juara 3 mendapatkan piagam, trofi, dan uang hadiah sebesar Rp. 5.000.000.

Kepala Dinas, dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada para pemenang lomba LSS tingkat DIY 2019, karena masih punya semangat dalam mengikuti perlombaan semacam LSS di tengah banyaknya sekolah yang enggan mengikuti perlombaan semacam ini.

Ia juga mengatakan, LSS bukan hanya sekedar perlombaan saja, melainkan juga bagaimana kesadaran sekolah-sekolah untuk selalu menjaga kebersihan. “Sekolah-sekolah kita ini perkembangannya sudah cukup bagus, artinya apa, ikut lomba atau tidak ikut lomba, para siswa dan karyawan sudah punya science of bersih di sekolah masing-masing,” terang Pria yang akarab disapa Aji itu.

Aji juga menjelaskan, berangkat dari lingkungan sekolah yang bersih dan sehat biasanya anak juga akan berperilaku sehat. “Saya melihat sekolah yang tidak dikelola dengan baik kebersihannya, mulai dari halaman, kamar mandi, ruang kelas. Ruang kelas juga coret-coretan. Ini memang memancing anak untuk tidak menjaga kebersihan. Jadi anak-anak akan menambah kekotorannya itu,” jelas Aji di depan para pemenang LSS yang terdiri dari kepala sekolah atau yang mewakili.

Sama halnya jika kita datang ke suatu tempat atau kota tertentu, jelasnya, yang tempat atau kotanya itu sangat bersih, kita akan enggan untuk membuang sampah sembarangan karena lingkungannya yang sudah bersih. Tapi jika kita masuk di suatu tempat atau lokasi yang kotor dan jorok, kita juga akan mudah membuang sampah sembarangan.

Lebih lanjut, Aji menjelaskan, anak yang bersih di sekolah dia akan membawa iklim itu ke rumah. Di rumah yang biasanya disuruh menyapu dan menjaga kebersihan itu sulit, tapi karena terbawa iklim dari sekolah dia bisa menjadi rajin menyapu dan menjaga kebersihan. “Inilah yang paling penting dari sekolah sehat itu ialah kesadaran anak untuk mempunyai pola hidup sehat,” imbuhnya.

Aji juga berpesan kepada para pemenang yang memperoleh Juara 1 dari tiap jenjang (TK Negeri Semin, SD Tlogo Tamantirto, SMP Negeri 1 Wonosari, dan SMA Negeri 1 Jetis) untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya karena akan mewakil D.I. Yogyakarta di tingkat nasional.

Berikut daftar para pemenang lomba LSS tingkat DIY 2019:

Jenjang TK/RA

Juara 1: TK Negeri Semin Gunungkidul (731 poin)

Juara 2: TK Pertiwi 49 Jogahan Canden Jetis Bantul (716 poin)

Juara 3: TK Tirtosiwi Tirtoadi Mlati Sleman (648 poin)

 

Jenjang SD/MI

Juara 1: SD Tlogo Tamantirto Kasihan Bantul (1138 poin)

Juara 2: MIN 4 Gunungkidul (1096 poin)

Juara 3: SD Negeri Keceme 1 Caturharjo Sleman (1054 poin)

 

Jenjang SMP/MTs

Juara 1: SMP Negeri 1 Wonosari Gunungkidul (1031 poin)

Juara 2: SMP Negeri 2 Sentolo Kulonprogo (972 poin)

Juara 3: SMP Negeri 3 Godean Sleman (958 poin)

 

Jenjang SMA/SMK/MA

Juara 1: SMA Negeri 1 Jetis Bantul (1149 poin)

Juara 2: SMA Negeri 1 Godean Sleman (1142 poin)

Juara 3: SMA Negeri 1 Karangmojo Gunungkidul (1055 poin